Mengetahui Penjelasan, FItur, dan Fasilitas Android Lollipop




Fitur Android Lollipop - amat menarik untuk didedah. Kenapa memilih nama Lollipop? Sebenarnya tak terlalu mengejutkan sebab pada produk-produk Google ini selalu dinamai dengan variasi makanan atau snack yang manis-manis. Google memperkenalkan Android Lollipop pada gelaran Google I/O pada bulan Juni 2014. Fitur Android Lollipop 5.0 berbeda dari produk Android sebelumnya. Beberapa kelebihan Android Lollipop akan diungkap dalam artikel ini. Pada bulan Juli 2014, Android Lollipop mulai bisa dipakai di perangkat Nexus. Sedangkan untuk dipakai di perangkat lain menyusul di waktu-waktu setelahnya. Apa saja fitur baru pada update Android yang dinilai oleh banyak kalangan terutama developer sebagai proyek paling ambisius dan besar ini?


Fitur Android Lollipop Untuk Anda Ketahui

Fitur Android Lollipop yang pertama adalah soal keseluruhan desainnya. Namanya atau istilahnya adalah Material Design. Anda bisa menjumpai bahasa desain yang digunakan Google ini di semua aplikasi yang mereka buat. Dengan kata lain, Material Design ini akan Anda jumpai di aplikasi terbaru Google Drive, Google Play Newstand, Google Chrome, dan Google Play Store di perangkat Android Anda. Animasinya sangat cair atau istilahnya fluid. Dengan tema flat secara keseluruhan, tipografinya jelas, bersih, serta memakai warna-warna cerah yang memanjakan mata. Untuk memiliki kesan “hidup”, setiap elemennya diberi efek bayangan saat dioperasikan.

Fitur Android Lollipop lainnya adalah lebih pintarnya notifikasi yang muncul. Google menyadari bahwa aplikasi untuk notifikasi Android selama ini terlalu menyita perhatian terutama untuk panggilan telefon. Ini juga dialami ketika para pengguna membuka satu aplikasi. Pada Android unyu ini, Google memperkenalkan notifikasi “heads up”. Notifikasi “heads up” adalah sistem baru dimana Anda lebih multitasking: membalas pesan langsung saat Anda menerima telefon.

FasilitasAndroid Lollipop yang Perlu Diketahui

Yang istimewa, Android Lollipop ini memakai Android Runtime (ART) dengan performa yang lebih efisien. Bahkan Google mengklain bahwa dengan memakai sistem ini, kecepatannya akan berkembang 4 kali lebih cepat dibanding dengan sistem yang lama. Ada juga fitur bernama Factory Reset Protection untuk mengamankan smartphone Anda. Tak mau kalah dengan Apple, Google juga memasukkan arsitektur 64bit pada Android Lollipop. Menarik, bukan? Itu tadi beberapa informasi tentang fitur Android Lollipop.